Pedoman Penyusunan Kurikulum OBE (Outcome Based Education) Prodi Teknologi Laboratorium Medik (D4)

Authors

Retno Martini , Poltekkes Kemenkes Jakarta III; Siti Thomas Zulaikhah, Universitas Islam Sultan Agung ; Betty Nurhayati, Poltekkes Kemenkes Bandung; Sigit Mariyanto, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung; Dewi Yayuningsih, Lembaga Diklat PATELKI-LPPP Laboratorium Medik Utama; Aziz Ansori Wahid, Institut Kesehatan Rajawali Bandung; Dewi Astuti, Poltekkes Kemenkes Jakarta III; Dewi Inderiati, Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Keywords:

Kurikulum, Outcomes-Based Education, Teknologi Laboratorium Medik

Synopsis

Kurikulum Pendidikan Tinggi merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan ajar serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan Pendidikan Tinggi. Kurikulum Pendidikan Tinggi disusun dan dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap program Studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia dan ketrampilan.

Pendidikan tinggi sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora serta pembudayaan dan pemberdayaan bangsa Indonesia yang berkelanjutan. Peran strategis tersebut perlu diwujudkan dalam bentuk kurikulum yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif. Pemahaman tentang bagaimana melakukan rekonstruksi kurikulum pendidikan tinggi yang masih sangat beragam baik antar program studi sejenis maupun antar Perguruan Tinggi.  Pengembangan kurikulum di perguruan tinggi menjadi sebuah tantangan baru bagi civitas akademika.

Penerapan Kurikulum Pendidikan Tinggi akan difokuskan pada peningkatan relevansi pendidikan dengan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat, serta penguatan kompetensi mahasiswa yang berorientasi pada hard skill, soft skill, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan. Hal ini akan memudahkan perguruan tinggi membentuk sumber daya manusia (SDM) yang capable sesuai dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, diperlukan pedoman penyusunan kurikulum yang diharapkan dapat membantu Perguruan Tinggi dalam membuat kurikulum yang sesuai dengan regulasi. Dalam pedoman ini, digunakan pendekatan Kurikulum akan diselaraskan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan pendekatan Outcomes-Based Education (OBE). Kurikulum OBE dirancang untuk memastikan kualitas dan relevansi lulusan memenuhi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.

AIPTLMI bekerjasama dengan PATELKI dan Kolegium Teknologi Laboratorium Medik membuat pedoman penyusunan kurikulum dengan mempertimbangkan berbagai perkembangan yang terjadi di dunia pelayanan laboratorium medik. Dengan pedoman Kurikulum Pendidikan  Teknologi Laboratorium Medik Program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan. ini, diharapkan dapat membantu institusi Pendidikan dalam rangka menyusun kurikulum dan melaksanakan pembelajaran di perguruan tinggi yang sesuai dengan SN-Dikti serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi agar mampu bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional. 

STr TLM_PENYUSUNAN KURIKULUM OBE TLM_AIPTLMI_001

Published

July 24, 2025